Warek III Buka Dialog Terbuka Capres dan Cawapres 2018


Warek III Buka Dialog Terbuka Capres dan Cawapres 2018

UNIKU JAYA – Wakil Rektor III Universitas Kuningan (Uniku) Ilham Adhya, M.Si., dengan didampingi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadid Prayuda, membuka secara resmi kegiatan “Dialog Terbuka” Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) Universitas Kuningan (Uniku) periode 2018 – 2019 di Kompleks Koperasi Mahasiswa (Kopma), Rabu (21/11/2018).

Wakil Rektor III Uniku Ilham Adhya, M.Si., dalam sambutannya, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan dialog terbuka yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Universitas Kuningan (Uniku).

“Terimakasih saya sampaikan kepada seluruh jajaran komisioner KPU Universitas Kuningan (Uniku) yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan baik sehingga bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” tuturnya.

Lebih jauh, sambung mantan Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) itu, menjelaskan, bahwa kegiatan dialog terbuka ini, merupakan salah satu bagian dari proses tahapan-tahapan yang dibuat oleh KPU Uniku yang wajib diikuti oleh kedua (2) pasangan atau kandidat Capres dan Cawapres periode 2018 – 2019.

“Kemarin sudah melewati beberapa tahapan-tahapan lainnya seperti kampanye dan sebagainya. Giliran hari ini yaitu dialog terbuka untuk pemaparan atau penjabaran yang lebih dalam dan lebih jelas lagi terkait visi dan misi dari kedua pasangan tersebut. Untuk pasangannya sendiri adalah nomor urut satu (1) Dani Ahmad Darojat (FE) dengan Mohamad Essa Herlandy (FKOM) dan pasangan Feri Rizkiana Tri Putra (Fahutan) dengan Audita Handayu Azizah (FKIP) di nomor urut dua (2) ,” jelasnya.

Ditambahkannya, Ilham sapaan akrabnya, berharap, siapa pun nantinya yang terpilih sebagai Capres dan Cawapres yang akan dipilih pada hari Kamis besok tanggal 22 November 2018 itu, diharapkan Capres dan Cawapres atau Ketua dan Wakil Ketua BEM yang berdasarkan hasil proses pemilihan yang transparan, jujur, adil dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

“Ini merupakan salah satu bagian atau miniatur dari pendidikan politik bagi para mahasiswa dan mahasiswi Uniku. Pilihlah calon yang sesuai dengan hati nurani. Bagi calon yang terpilih nantinya, agar tetap selalu bersinergi dengan lembaga untuk kemajuan Uniku kedepannya,” harapnya. (Sep)